Kanker Tulang Tak Perlu Amputasi
Kanker Tulang Tak Perlu Amputasi
2 August 2016
cara menyembuhkan sariawan
20 Cara Menyembuhkan Sariawan
22 September 2016
Show all

Gejala dan Cara Pencegahan Penyakit Hepatitis

penyakit hepatitis

Penyakit Hepatitis merupakan penyakit cikal bakal dari kanker hati. Hepatitis dapat merusak fungsi organ hati dan kerja hati sebagai penetral racun dan sistem pencernaan makanan dalam tubuh yang mengurai sari-sari makanan untuk kemudian disebarkan ke seluruh organ tubuh yang sangat penting bagi manusia. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali oleh mereka dengan sistem daya tahan tubuh yang baik sekalipun.

Penyakit hepatitis bisa berdampak menjadi fatal jika tidak mendapatkan penanganan dengan segera. Penyakit hepatitis yang dialami kurang dari 6 bulan disebut dengan penyakit hepatitis akut. Sedangkan untuk yang lebih dari 6 bulan disebut dengan penyakit hepatitis kronis.

Tentang Penyakit Hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit peradangan hati karena berbagai sebab. Penyebab tersebut adalah beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan dan kerusakan pada sel-sel dan fungsi organ hati. Hepatitis memiliki hubungan yang sangat erat dengan penyakit gangguan fungsi hati. Hepatitis banyak digunakan sebagai penyakit yang masuk ke semua jenis penyakit peradangan pada hati (liver). Peradangan ini diakibatkan karena adanya racun atau toksin yang ada pada liver. Banyak hal yang menyebabkan hepatitis itu dapat terjadi yang tidak hanya dikarenakan adanya infeksi virus dari suatu sumber tertentu. Penyebab hepatitis juga dapat berasal dari jenis obat-obatan tertentu, jenis makanan tertentu atau bahkan pada hubungan seksual yang salah satu dari pasangan memiliki penyakit hepatitis.

Penyakit hepatitis dapat menyerang siapa saja tak pandang usia. Hepatitis juga dapat terjadi pada bayi, anak-anak, orang dewasa dan orang tua. Hepatitis yang juga banyak melanda pada bayi dari usia 0-12 bulan, pada anak-anak diperkirakan terjadi dari mulai usia 2- 15 tahun, orang dewasa 15-20 tahun dan orang tua diatas usia 40 tahun keatas.

Menurut dr. Hilmi Sulaiman Rathomi seperti ditulis medkes.com ada 5 jenis penyakit hepatitis.

Hepatitis A

Hepatitis A disebabkan oleh Hepatitis-A Virus (HAV). Virus HAV ini menular dengan cara yang dalam dunia medis dikenal dengan sebutan fecal-oral (fecal: kotoran,/feses, oral: mulut). Artinya penyebaran dan penularan virus ini terjadi melalui kontaminasi makanan atau air oleh virus HAV yang terdapat pada kotoran/feses penderita Hepatitis A.

Hepatitis B

Pada Hepatitis B, penyebabnya adalah Hepatitis-B Virus (HBV). Metode penularan virus ini adalah melalui kontak darah, misalnya pada saat transfusi darah, saat manikur pedikur, kontaminasi jarum suntik, serta hubungan seksual. Penyakit ini juga dapat ditularkan oleh ibu yang mengidap Hepatitis B kepada bayi selama proses persalinan.

Hepatitis C

Hepatitis C disebabkan oleh Hepatitis-C Virus (HCV). Penularan penyakit Hepatitis C menyerupai penularan pada Hepatitis B. Hepatitis C menular terutama melalui darah. Virus ditularkan terutama melalui penggunaan jarum suntik untuk menyuntikkan obat-obatan, pembuatan tato dan body piercing yang dilakukan dalam kondisi tidak higienis.

Hepatitis D

Penyebab Hepatitis D adalah HDV (Hepatitis-D Virus) atau virus Delta. Virus ini hanya dapat berkembang biak di dalam tubuh bila tubuh sudah terinfeksi oleh virus Hepatitis B. Meskipun merupakan jenis yang paling jarang terjadi, namun Hepatitis D merupakan jenis Hepatitis yang paling berbahaya dari jenis Hepatitis lainnya. Pola penularan Hepatitis D mirip dengan Hepatitis B.

Hepatitis E

Hepatitis E mirip dengan Hepatitis A. Virus Hepatitis E (HEV) ditularkan melalui kotoran manusia ke mulut dan menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Tingkat tertinggi infeksi Hepatitis E terjadi di daerah bersanitasi buruk yang mendukung penularan virus.

 

Penularan

  1. Melalui hubungan seksual tanpa menggunakan alat pengaman seperti kondom untuk orang yang sedang menderita hepatitis
  2. Melalui transfusi darah
  3. Penggunaan jarum suntik maupun pada peralatan lain secara bersamaan seperti alat alat yang dipakai oleh penderita hepatitis
  4. Penularan dari ibu dan pada anaknya semasa kehamilan
  5. Menggunakan sikat gigi secara bersama dengan penderita penyakit hepatitis

 

Gejala

Gejala umum yang muncul pada penderita penyakit hepatitis adalah,

  • Mata dan kulit akan berubah menjadi warna kuning
  • Berat badan akan menurun
  • Sakit kepala dan juga demam
  • Merasa mudah lelah
  • Perut akan terasa mulas
  • Mual bahkan muntah
  • Hilang nafsu makan
  • Timbulnya rasa nyeri pada bagian persendian
  • Warna urine menjadi kecoklatan (berwarna gelap)

 

Pencegahan

  • Cuci tangan dengan sabun setelah dari kamar mandi.
  • Hanya memakan makanan yang dimasak, kecuali makanan tertentu seperti buah-buahan (namun sebelumnya tetap harus dicuci bersih atau didesinfeksi).
  • Hanya meminum air yang sudah dimasak atau air minum kemasan, hal ini dilakukan jika kondisi sanitasi lingkungan Anda tidak sehat atau meragukan.
  • Selalu mengonsumsi buah-buahan, terutama bila Anda tinggal di daerah yang sanitasinya tidak dapat diandalkan.
  • Cuci bersih sayuran mentah, jika perlu didesinfeksi secara menyeluruh.
  • Lakukan vaksinasi hepatitis jika Anda bepergian ke daerah-daerah dimana berjangkit hepatitis.
  • Lakukan hubungan intim yang aman (hanya dengan pasangan).
  • Menggunakan jarum suntik yang steril dan belum pernah digunakan.
  • Jangan memakai sikat gigi, pisau cukur, sisir atau peralatan manikur bersama-sama dengan orang lain.
  • Balut (tutup) luka terbuka jika Anda terinfeksi.
  • Jangan menggunakan peralatan pengobatan bersama dengan orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *