Jakarta – Dr. Drs. Nana Mulyana, M.Kes., Kepala Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan membuka secara resmi Pertemuan Ilmiah Berkala di Teater Urip Urup Badan Litbang Kesehatan (28/6). Dalam pertemuan bulanan kali ini diangkat dua topik yaitu Intervensi Tari Poco-poco dan Metode Penyembuhan Luka Tayun Care pada pasien diabetes melitus. Acara ini disiarkan secara langsung melalui video conference ke beberapa satuan kerja Badan Litbang Kesehatan di daerah, antara lain Aceh, Baturaja, Tanah Bumbu, Banjarnegara, Ciamis, Tawangmangu dan Salatiga.

“Tari poco-poco bermanfaat untuk peningkatan fungsi kognitif pasien Diabetes Melitus tipe 2. Penelitian ini dilakukan pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2, karena pada tipe ini telah terjadi penurunan fungsi kognitif ringan. Setelah tiga bulan di intervensi, tiga dari sepuluh pasien diabetes melitus meningkat fungsi kognitifnya.”, demikian dikatakan Dr.dr.Ria Maria Theresa, Sp.KJ.

Lebih lanjut Maria mengungkap dalam tari terjadi proses emosi, kognitif, sosial dan gerakan fisik yang merangsang fungsi eksekutif dalam otak melalui retensi atensi, konsentrasi dan gerakan yang komplek. Poco-poco dipilih karena tarian pergaulan ini terdiri dari gerakan yang sopan dan sesuai dengan budaya bangsa Indonesia.

Direktur Kesehatan Kelaurga, dr. Eni Gustina, MPH menyambut baik hasil penelitian ini. ” Kami telah meluncurkan program kesehatan lansia, salah satunya dengan tari poco-poco.”, ujarnya.

poco2-1024x683

Pada kesempatan yang sama, Dr. IGK.Rata, Sp.KK (K) membagi informasi temuannya untuk perawatan dan penyembuhan luka gangrene pada pengidap Diabetes Melitus dengan Metode Tayun Care. Tayun Care dilakukan dalam lima tahapan; psikoterapi, pembersihan luka, pemakaian antibiotik, pemberian antioksidan dan detoks metabolik.

Dr. Rata juga menekankan pentingnya preventif medicine untuk menghindarkan diri dari penyakit kronis. Seperti yang diajarkan Bung Karno, “Toto Tentram Karto Rahardjo” yaitu menata hidup dari bangun pagi sampai tidur malam dengan gaya hidup sehat dan benar.

 

Sumber: Litbang Kemkes RI

manadosehat

Founder ManadoSehat, Blogger
×

Cart